Batu Besi Pasir merilis Danau, sebuah kolaborasi dengan Michelle Limanjae
“Batu Besi Pasir” kembali merilis single berjudul “Danau”, dari album perdana mereka, “Movimiento”, yang akan rilis September mendatang. Memperlambat tempo hingga mencapai suatu groove yang cukup rileks untuk ukuran lagu-lagu “Batu Besi Pasir” pada umumnya, “Danau” adalah sebuah ballad gothic yang secara lirikal mengeksplorasi tema kematian dan keputusasaan, dibungkus vinyet-vinyet “phantasmagoric” dan “evocative”, dengan elemen-elemen musikal yang hampir “baroque” namun tetap diselimuti atmosfer opresif tebal yang mendefinisikan diskografi “Batu Besi Pasir” selama ini. Sama seperti single sebelumnya, “Danau” juga menampilkan duet dengan vokalis tamu, dan kali ini “Batu Besi Pasir” berkolaborasi dengan “Michelle Limanjae”, singer-songwriter indie rock asal Jakarta, yang memberi tekstur spesial dengan timbre vokalnya yang “ethereal”. Batu Besi Pasir juga memproduksi sebuah visualizer untuk menyertai perilisan single ini, dirilis di kanal Youtube Batu Besi Pasir
1. Danau (feat. Michelle Limanjae)
Rilis 15 Agustus 2025 di semua kanal streaming.
“Liner Notes *Danau* (oleh Vashtya)”
Dalam sebuah gerakan yang akan membuat frustasi segmen-segmen pendengar “Batu Besi Pasir” yang mengira follow-up dari “Bukit” akan setidaknya memperkenalkan kembali gitar elektrik berdistorsi keras atau tempo yang lebih cepat, “Danau” malah mengurangi akselerasi, dan bahkan menambahkan string dan overdub-overdub keyboard vintage, hingga produk akhir yang mereka “keluarkan” terdengar seperti aproksimasi dari sebuah lagu “lounge pop…” yang lengket dengan interval-interval tritone dan nyaring gesekan biola yang membuat merinding. Konstruksi lirik “Danau” mengekor tenor introspektif dari “Bukit”, membuat kita memandang sesuatu yang lebih atomik, “the self”, ketimbang masyarakat luas dan segala penyakit yang menyebabkan fragmentasinya (seperti yang dilakukan di “Angel Arm” dan sampai batas tertentu, “Stigmata Martyn”.
Melalui ramuan kata-kata yang atmosferik, Sailendra di lagu ini merunut laju proses dari seseorang yang perlahan mengikuti alur keputusasaan dan kematian sebagai jalan keluar, meninggalkan segalanya untuk “meneguk air yang tenang/yang menghanyutkan/mimpi-mimpi”.
“Danau” eksis sebagai testamen bahwa “Batu Besi Pasir” kini memiliki jangkauan ekspresi yang lebih luas dan matang daripada pada saat mereka berawal sebagai band industrial rock.
---
Contact:
Noprbas.project
Noprabs2021@gmail.com
085780439602 (Gema)

Komentar
Posting Komentar