THE SKIT - MEMUNGUT KETAKUTAN DAN KELUH KESAH MELALUI KITA DI LUKA YANG SAMA

 

The Skit mencoba sok dewasa lewat lagu barunya “Kita di Luka yang Sama”. Lagu ini punya nuansa berbeda, mereka mencoba perspektif baru yang asalnya bukan dari dalam diri mereka. Menarasikan duka dan luka yang menjadi trauma kolektif setiap orang: quarter life crisis. 

Lagu ini
yang berserakan di sekitar mereka. Memaknai sebuah duka dalam sudut pandang lebih luas, menanggalkan rasa percaya diri dan egosentris bahwa mereka adalah pusat dunia. 


Narasi tentang sebuah fase dan persimpangan yang dirasakan setiap orang. Merangkul perasaan gamang yang absurd dan sok keren dengan mencoba bilang “Gak papa, aku juga ngerasain hal yang sama!” lewat liriknya yang terkesan lebih kontemplatif daripada meledak-ledak walau masih dimainkan dalam tempo cepat.


Track baru ini menjadi gerbang bagi The Skit sebelum memperkenalkan album penuh mereka. Mencoba menjejak kemungkinan-kemungkinan baru yang harus diceritakan dan disampaikan. Ya, lagu ini berkesan lebih dewasa daripada lagu-lagu sebelumnya yang eksplosif, ekspresif dan liar seperti binatang jalang.


Tapi sialnya, mereka bukan Kunto Aji, Hindia apalagi Nadin Amizah, alih-alih disampaikan dalam nuansa artistik yang elok lagu bertema kesehatan mental ini tersaji dalam format art school rock yang pecicilan, mentah dan alakadarnya.



Contact:
Noprbas.project
Noprabs2021@gmail.com

085780439602 (Gema)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Batu Besi Pasir merilis Danau, sebuah kolaborasi dengan Michelle Limanjae

Mad Madmen Umumkan Rilisan Single Baru Berjudul “Mr. Sunflower (Noni’s Lullaby)”